Pembagian Sembako di Istana Negara Ricuh, Ada Warga Terluka dan Pingsan

Kamis, 11 April 2024

Seorang pria terluka akibat kericuhan saat pembagian sembako di depan Istana Negara usai open house Presiden Joko Widodo dalam rangka Idul Fitri 1445 Hijriah

Jakarta, BeritaOne.id - Pembagian sembako di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/4/2024), sempat ricuh. Ada warga yang terinjak hingga terluka saat berdesakan dan ada yang pingsan.

Dikutip dari Inilah.com, warga antre mendapatkan paket sembako usai bersalaman dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam  acara open house atau ramah tamah di Istana Negara.

Saat warga antre terjadi kericuhan di dalam tenda berwarna putih tempat penukaran sembako.

Sembako tersebut dapat diambil warga yang memiliki kupon yang dibagikan secara random setelah bersalaman dengan Presiden Jokowi.

Kericuhan membuat seorang anak kecil menangis karena kehilangan jejak orang tuanya. Sementara itu, seorang pemuda terlihat terluka di pelipis mata akibat terinjak-injak. Seorang ibu tampak pingsan dan digotong oleh beberapa petugas Istana.

Beberapa warga yang hadir dan tidak mendapatkan sembako sempat berkomentar dan mengaku kecewa atas peristiwa tersebut.

"Kita rakyat masa gak dapet sembako," ujar seorang warga.

Tidak Ada Undangan

Presiden Jokowi menggelar acara ramah tamah atau open house saat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Dalam acara tersebut, masyarakat boleh menyambangi Istana Kepresidenan di Jakarta.

Sebelumnya, Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Yusuf Permana mengatakan pihak Istana menggelar open house untuk pejabat dan masyarakat pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Rabu (10/4/2024).

"Rencana kita akan mulai open house untuk pejabat dan masyarakat pada hari Rabu Insya Allah 1 Syawal pukul 9 (pagi)," kata Yusuf saat ditemui di halaman Istana Merdeka Jakarta, Senin (8/4/2024).

Yusuf menjelaskan bahwa tidak ada undangan untuk pejabat dan masyarakat yang ingin melakukan halal bihalal bersama Presiden Jokowi.

Namun demikian, masyarakat juga harus tertib dan mengikuti aturan yang berlaku di Istana.

"Tentu saja harus tertib dan mengikuti aturan yang berlaku di Istana, tetapi kita sangat luwes tidak kaku mengingat ini adalah hari Idul Fitri. Hari kebersamaan, hari suka cita dan saling maaf memaafkan," kata Yusuf.

Acara open house direncanakan mulai pukul 09.00 WIB, setelah Presiden Jokowi melaksanakan salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Sementara itu, Kepala Staf Presiden Heru Budi Hartono mengatakan masyarakat juga harus mengenakan pakaian yang rapi saat memasuki lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta yang terletak di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

"Bebas, rapilah, tetapi enggak boleh pakai jeans ya. Pakai sepatu," kata Heru.**BrOne-05