Kanal

Newcastle Terpukul, Tonali Dilarang Main 10 Bulan

Pekanbaru, BeritaOne.id - Sandro Tonali terbukti terlibat judi dan dijatuhi sanksi berupa larangan bermain selama 10 bulan. Sanksi yang diberikan Jaksa Federasi Sepakbola Italia (FIGC) ini jelas menjadi pukulan berat untuk Newcastle United.

Tonali mengaku telah memasang sejumlah taruhan termasuk judi bola. Ia turut bertaruh untuk AC Milan kala masih bermain untuk Rossoneri. Tindakan Tonali ini melanggar aturan FIGC yang melarang para pemain untuk terlibat dalam judi bola.

Meski telah dijatuhkan sanksi oleh FIGC kasus Tonali ini belum sepenuhnya tuntas. Pasalnya, ia kini tak lagi bermain di Italia dengan membela Newcastle United. Ia merapat ke The Magpies musim panas ini dari Milan.

Federasi Sepakbola Inggris (FA) akan melakukan penyelidikan terhadap Tonali apakah ia juga bertaruh saat sudah membela Newcastle. Ia berpeluang mendapat sanksi tambahan jika juga memasang taruhan saat sudah membela The Magpies.

The Magpies sendiri jelas jadi pihak yang sangat dirugikan atas tindakan Tonali. Apalagi, mereka menebus Tonali dengan harga yang cukup tinggi yaitu 60 juta paun. Hal itu membuat Tonali menjadi pemain termahal Italia.

Namun baru bemain 12 laga, ia sudah harus dihukum sanksi larangan bermain. Tonali kini hanya diizinkan berlatih bersama Newcastle.

Direktur Olahraga Newcastle, Dan Ashworth, mengungkap bahwa timnya begitu terkejut dengan sanksi yang harus diterima Tonali. Namun, The Magpies hanya bisa pasrah dengan kondisi yang terjadi saat ini.

"Itu merupakan kejutan besar, kejutan besar. Mengatasinya adalah hal baru bagi kami semua. Itu datangnya entah dari mana," katanya Kami pertama kali menyadarinya ketika ada potensi tuduhan di media sosial. Saya berbicara dengan perwakilannya dan hal itu terjadi dengan sangat cepat.

Pikiran pertama kami adalah melindungi pemain kami, dia adalah bagian dari keluarga kami, dan memberinya bantuan dan dukungan yang dia butuhkan. Kami ingin memahami apa yang sebenarnya terjadi dan bekerja secara transparan dengan pihak berwenang."

"Sandro juga ingin melakukan itu sejak awal. Benar-benar seperti badai. Kami berada di posisi itu pada hari Jumat (sebelum pertandingan melawan Wolves) di mana larangan tersebut telah ditandatangani dan disetujui oleh federasi Italia, FIFA, dan Asosiasi Sepak Bola kami sendiri," jelasnya. **B-One03

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER