JAKARTA,BeritaOne.id- Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan 7 (tujuh) lembaga penyelenggara pendidikan pada tanggal 21 September 2022 di Bogor.
Program Beasiswa tahun 2022 ini dilakukan pada jenjang Pendidikan Program D1, D2, D3, D4 dan S1.
Direktur BPDPKS Eddy Abdurrachman menjelaskan, sejak tahun 2021 dalam pelaksanaan Program Pengembangan SDM PKS, BPDPKS bersinergi dan bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), Kementerian Pertanian.
Dimana BPDPKS mendapatkan amanat untuk melakukan penetapan lembaga penyelenggara program pengembangan SDM PKS sesuai Kepdirjenbun Nomor130 Tahun 2022 .
"Ditjenbun akan menyampaikan rekomendasi teknis terkait penerima program pengembangan SDM PKS kepada BPDPKS,"sebut dia dalam rilis yang diterima beritaone.id kemarin.
Beriring dengan proses seleksi calon lembaga penyelenggara pendidikan yang dilakukan BPDPKS, Ditjenbun telah melakukan proses seleksi penerima mahasiswa penerima beasiswa pendidikan sejak bulan Juli 2022.
"Calon penerima beasiswa ini berasal pekebun, keluarga pekebun, dan sumber daya manusia sawit lainnya sesuai Kepdirjenbun 130 Tahun 2022. Proses seleksi selesai dilakukan dan telah diumumkan 1000 nama-nama calon mahasiswa yang lolos seleksi tersebut melalui website https://www.beasiswasdmsawit.id/ pada bulan September 2022," paparnya
Dikatakan, mahasiswa diminta untuk melakukan proses pendaftaran ulang kepada 7 (tujuh) lembaga penyelenggara pendidikan yang telah ditetapkan oleh BPDPKS.
"Pada kesempatan ini bagi mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang akan digantikan oleh cadangan yang nama-namanya sudah ada dalam daftar cadangan proses seleksi oleh Ditjenbun," sebut dia.
Eddy menjelaskan, BPDPKS memberikan beasiswa secara penuh kepada mahasiswa ini.
"Mulai dari membayarkan ongkos perjalanan pulang pergi dari lokasi masing-masing ke kampus, biaya Pendidikan, biaya hidup, biaya buku, biaya wisuda, termasuk biaya sertifikasi diluar ijazah yang diterima dari kampus,"ucapnya
Eddy juga menyampaikan, kepada mahasiswa ini nantinya akan disiapkan masing-masing nomor rekening untuk menerima langsung biaya hidup yang akan diterima setiap bulan.
"Tahun 2022 ini, penerima beasiswa SDM Sawit angkatan 2022 akan mendapatkan kenaikan biaya hidup, sesuai dengan yg diusulkan oleh Asosiasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Sawit Indonesia,"sebut dia.
Melalui program pengembangan SDM PKS , serta dukungan BPDPKS ini diharapkannya, dapat menyiapkan SDM Unggul Perkebunan Kelapa Sawit yang dapat meningkatkan kesejahteraan pekebun kelapa sawit, pada khususnya dan meningkatkan industri perkebunan kelanjutan.***
Program D3 dan S1
Ikuti Terus Riaupower