PEKANBARU, Beritaone.id - Permasalahan infrastruktur jalan sebagai kebutuhan dasar masyarakat masih menjadi persoalan serius di Provinsi Riau .
Di tengah kondisi keuangan yang mengalami kendala, Riau dihadapkan dengan banyaknya jalan rusak yang harus diperbaiki.
Hal ini dikatakan anggota Komisi IV DPRD Riau , Mardianto Manan , menurutnya dari data yang diperoleh dari dinas terkait, kondisi jalan rusak yang merupakan kewenangan Provinsi Riau, mencapai 40 persen dari seluruh wilayah di Riau.
Ini sudah masuk kondisi rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan, yang tentunya harus mendapatkan perhatian diperbaiki.
"Hampir 40 persen dengan kondisi rusak dan rusak berat. Ini kan jadi miris kita. APBD kita yang banyak, daerah kita kaya, tapi kondisi jalannya banyak rusak, sangat memprihatinkan," ujar Mardianto Manan.
Politisi partai Amanat Nasional ini mengatakan, dirinya kurang setuju dengan wacana Pemprov ingin memprioritaskan pembangunan gedung dan semacamnya, sementara kondisi jalan yang dilewati masyarakat sehari hari dalam keadaan rusak.
"Banyak lagi persoalan kampung dalam keadaan rusak yang perlu diperbaiki. Jalan ini merupakan urat nadi ekonomi masyarakat dalam kehidupannya,"ujar Mardianto Manan .
Menurutnya, kalau jalannya bagus, secara tak langsung akan berdampak pada peningkatan ekonomi.
Sumber daya di daerah, melewati jalan bagus, akan mendapatkan penghematan-penghematan.
"Artinya membantu masyarakat, memberikan kemudahan bagi masyarakat,"jelas Mardianto Manan.